Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Sinergi Kelurahan Mekar Sari Balikpapan dan Densus 88 AT Polri Beri Edukasi Pengenalan Lingkungan serta Wawasan Kebangsaan kepada Mahasiswa KKN

Gambar
BALIKPAPAN – Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, bersinergi dengan Densus 88 AT Polri menggelar kegiatan edukasi pengenalan lingkungan dan wawasan kebangsaan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Mulawarman Samarinda dan Universitas Mulia Balikpapan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Mekar Sari, Jalan Ahmad Yani No. RT 33, Kecamatan Balikpapan Tengah, ini diikuti oleh 27 mahasiswa sebagai bekal sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dihadiri oleh Agus Salim selaku Kepala Seksi Pemerintahan dan M. Faresi Al Amin selaku Kepala Seksi Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Lingkungan Hidup (Trantib & LH) Kelurahan Mekar Sari. Kehadiran unsur pemerintah kelurahan menunjukkan komitmen dalam mendukung pembinaan generasi muda yang memiliki karakter, kepedulian sosial, dan wawasan kebangsaan. Sebagai narasumber, Brigpol Alexander, S.H. dari Densus 88 AT Polri menyampaikan materi mengenai pentingnya memahami kondisi sosial masyarak...

BanKesbangpol Kab. Kutim dan Densus 88 AT Polri Perkuat Sinergi Melalui Dialog dan Rakor Forum Pembauran Kebangsaan

Gambar
SANGATTA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BanKesbangpol) Kabupaten Kutai Timur bersama Densus 88 AT Polri memperkuat sinergi dalam upaya menjaga persatuan dan mencegah berkembangnya ekstremisme berbasis kekerasan melalui kegiatan Sarasehan Kebangsaan dan Rapat Koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) bersama Tokoh Masyarakat, Etnis dan Paguyuban se-Kabupaten Kutai Timur Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Royal Victoria, Jalan A.W. Syahranie, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Acara dihadiri oleh Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., Rahmad Rahardian dari Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Dr. H. Syaharie Ja'ang, S.H., M.H., M.Si. selaku Ketua FPK Provinsi Kalimantan Timur, Letkol Laut (P) Yahya Junarko, S.T., M.Tr., Opsla. selaku Danlanal Sangatta, Kompol Ahmad Abdullah, S.H., M.H. selaku Wakapolres Kutai Timur, Tejo Yuwono, S.Pd. selaku Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kutai Timur, Revo, S.H., M.H....

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Perkuat Pencegahan Ekstremisme di SMK Pangeran Antasari Balikpapan

Gambar
BALIKPAPAN – Sebanyak 155 peserta didik baru SMK Pangeran Antasari Balikpapan mengikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026. Kegiatan ini menghadirkan Unit Cegah SGW Kalimantan Timur Densus 88 AT Polri sebagai narasumber untuk memberikan edukasi mengenai penguatan karakter pelajar, literasi digital, serta pencegahan ekstremisme berbasis ideologi kekerasan. Melalui kegiatan tersebut, para siswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta membangun sikap toleransi di lingkungan sekolah. Selain itu, peserta juga diajak memanfaatkan media sosial secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang mengandung paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan. Narasumber dari Unit Cegah SGW Kaltim menjelaskan bahwa lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk...

Forum Konsultasi Publik 2026 Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu Hadirkan Densus 88 AT Polri Bahas Wawasan Kebangsaan

Gambar
Samarinda – Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 dengan menghadirkan Unit Cegah Densus 88 AT Polri SGW Kalimantan Timur sebagai narasumber untuk memberikan materi Wawasan Kebangsaan. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Jawa sebagai upaya memperkuat persatuan, toleransi, dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Forum tersebut dihadiri oleh H. Sujono, M.Si. selaku Camat Samarinda Ulu, Mukmin, S.P. selaku Lurah Kelurahan Jawa, Sri Murni, S.Sos., M.Si. selaku Sekretaris Kelurahan Jawa, serta Bapak Leo selaku Ketua Paguyuban Blitar Kecamatan Samarinda Ulu. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berwawasan kebangsaan. Sebagai narasumber, Briptu Yudika, S.H. dari Unit Cegah Densus 88 AT Polri menyampaikan materi mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan da...

Sosialisasi Rancangan Perda (SOSPER) Kota Samarinda Hadirkan Densus 88 AT Polri untuk Edukasi Masyarakat mengenai Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Gambar
Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, H. Muhammad Rudi, S.H., menggelar Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (SOSPER) di RT 20, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, dengan menghadirkan Unit Cegah Densus 88 AT Polri SGW Kalimantan Timur sebagai narasumber. Kegiatan yang diikuti sekitar 60 warga ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kelurahan Sidodadi sebagai bentuk kolaborasi dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Dalam sambutannya, H. Muhammad Rudi, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan SOSPER bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rancangan peraturan daerah sekaligus menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan warga. Melalui kesempatan tersebut, masyarakat juga memperoleh edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan keamanan lingkungan. Pada sesi utama, narasumber dari Unit Cegah Densus 88 AT Polri SGW Kalimantan Timur menyampaikan mat...

Pondok Pesantren Mus'ab bin Umair Hadirkan Densus 88 AT Polri sebagai Narasumber Wawasan Kebangsaan Bertema "Cinta Tanah Air dalam Bingkai Islam Rahmatan lil 'Alamin"

Gambar
Kutai Timur – Pondok Pesantren Mus'ab bin Umair, Kabupaten Kutai Timur, menghadirkan Densus 88 AT Polri sebagai narasumber dalam kegiatan Wawasan Kebangsaan dengan mengusung tema "Cinta Tanah Air dalam Bingkai Islam Rahmatan lil 'Alamin". Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman para santri mengenai pentingnya mencintai tanah air, mengamalkan ajaran Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam, serta menjaga persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam penyampaian materi, narasumber menjelaskan bahwa nilai-nilai Islam mengajarkan sikap kasih sayang, toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai. Semangat tersebut selaras dengan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, sehingga para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, para santri juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap kritis ...

Penyuluhan Tata Tertib Sekolah di SMK Negeri 9 Samarinda Bahas Pencegahan Radikalisasi Anak Bersama Densus 88 AT Polri

Gambar
Samarinda – Dalam rangka memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum dalam melindungi peserta didik, SMK Negeri 9 Samarinda menggelar Penyuluhan Tata Tertib Sekolah yang menghadirkan Densus 88 AT Polri sebagai narasumber. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 ini mengangkat tema "Pencegahan Radikalisasi Anak" dan diikuti oleh para orang tua atau wali murid. Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk pengaruh negatif yang dapat berkembang melalui lingkungan pergaulan maupun media digital. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten yang mengand...

Unit Cegah SGW Kaltim Densus 88 AT Polri Jadi Narasumber Sosialisasi Wawasan Kebangsaan pada MPLS 2026 di SMA Negeri 14 Samarinda

Gambar
Unit Cegah SGW Kaltim Densus 88 AT Polri Jadi Narasumber Sosialisasi Wawasan Kebangsaan pada MPLS 2026 di SMA Negeri 14 Samarinda Samarinda – Dalam rangka membangun karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan, Unit Cegah SGW Kalimantan Timur Densus 88 AT Polri menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 di SMA Negeri 14 Samarinda. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik baru dengan pemahaman tentang pentingnya persatuan, toleransi, serta penggunaan media digital secara bijak. Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diajak untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat kebangsaan sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari. Narasumber menjelaskan bahwa pelajar memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa dengan menghormati perbedaan, menghindari sikap intoleransi, dan menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog yang damai. Selain materi...

MPLS 2026 di SMP Negeri 15 Balikpapan Diisi Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Unit Cegah SGW Kaltim Densus 88 AT Polri

Gambar
MPLS 2026 di SMP Negeri 15 Balikpapan Diisi Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Unit Cegah SGW Kaltim Densus 88 AT Polri Balikpapan – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 di SMP Negeri 15 Balikpapan diisi dengan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Unit Cegah SGW Kaltim Densus 88 AT Polri. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter peserta didik baru agar memiliki semangat kebangsaan, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta mampu menghadapi tantangan di era digital secara bijak. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter sejak awal siswa memasuki lingkungan sekolah. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menghormati keberagaman, menjaga persatuan, dan membangun budaya saling menghargai sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain memperkuat wawasan kebangsaan, peserta MPLS juga dibekali pemahaman mengenai literasi digital. Para siswa diajak untuk lebi...

Densus 88 AT Polri Isi Materi Soswasbang pada MPLS 2026 di SMA Prestasi Samarinda

Gambar
Angkat Tema Pencegahan Radikalisasi dan Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Kalangan Pelajar Samarinda – Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang berwawasan kebangsaan dan memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif di era digital, Densus 88 AT Polri menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Soswasbang) dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 di SMA Prestasi Samarinda. Kegiatan ini mengusung tema "Pencegahan Radikalisasi dan Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Kalangan Pelajar." Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik baru ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, para pelajar diberikan edukasi mengenai cara mengenali berbagai bentuk penyebaran paham radikalisasi dan ekstremisme berbasis kekerasan yang dapat berkembang melalui media sosial, aplikasi percakapan, ...

Sinergi SMP Negeri 1 Balikpapan dan Densus 88 AT Polri Bekali 400 Siswa dengan Literasi Digital

Gambar
  Balikpapan – Sebanyak 400 peserta didik baru SMP Negeri 1 Balikpapan mendapatkan pembekalan literasi digital dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 melalui kolaborasi antara SMP Negeri 1 Balikpapan dan Densus 88 AT Polri. Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menggunakan media sosial dan internet secara positif. Dalam penyampaian materi, narasumber menjelaskan bahwa perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan, namun juga memiliki tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber (cyberbullying), hingga konten yang mengandung paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan. Para peserta MPLS diajak untuk memahami pentingnya berpikir kritis sebelum mempercayai atau membagikan informasi, menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang dig...

Cegah Ekstremisme dan Bullying Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai Bersama Densus 88 Edukasi Peserta MPLS SMP Negeri 7 Balikpapan

Gambar
Cegah Ekstremisme dan Bullying Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai Bersama Densus 88 Edukasi Peserta MPLS SMP Negeri 7 Balikpapan Balikpapan – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 di SMP Negeri 7 Balikpapan. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai bersama Densus 88 AT Polri memberikan edukasi kepada para peserta didik baru mengenai pencegahan ekstremisme berbasis ideologi kekerasan serta pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Kegiatan edukasi ini bertujuan membekali para siswa sejak awal memasuki jenjang pendidikan dengan pemahaman tentang pentingnya menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, serta menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan yang dapat merugikan orang lain. Melalui materi yang disampaikan secara interaktif, para peserta diajak memahami bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, berte...

MPLS 2026 Jadi Momentum Edukasi Pencegahan Ekstremisme bagi 439 Pelajar SMK Negeri 4 Balikpapan

Gambar
MPLS 2026 Jadi Momentum Edukasi Pencegahan Ekstremisme bagi 439 Pelajar SMK Negeri 4 Balikpapan Balikpapan – Sebanyak 439 peserta didik baru SMK Negeri 4 Balikpapan mengikuti kegiatan edukasi pencegahan ekstremisme berbasis ideologi kekerasan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar yang berintegritas, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta memiliki semangat kebangsaan sejak dini. Dalam sesi edukasi, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali ciri-ciri paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan yang dapat berkembang melalui berbagai media, seperti media sosial, aplikasi percakapan, hingga platform digital yang akrab dengan kehidupan remaja. Para pelajar juga diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi, berpikir kritis terhadap setiap informasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang mengandung ujaran kebencian, provokasi, maupun ajakan melakukan ...