Densus 88 AT Polri Isi Materi Soswasbang pada MPLS 2026 di SMA Prestasi Samarinda
Angkat Tema Pencegahan Radikalisasi dan Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Kalangan Pelajar
Samarinda – Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang berwawasan kebangsaan dan memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif di era digital, Densus 88 AT Polri menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Soswasbang) dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 di SMA Prestasi Samarinda. Kegiatan ini mengusung tema "Pencegahan Radikalisasi dan Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Kalangan Pelajar."
Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik baru ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, para pelajar diberikan edukasi mengenai cara mengenali berbagai bentuk penyebaran paham radikalisasi dan ekstremisme berbasis kekerasan yang dapat berkembang melalui media sosial, aplikasi percakapan, maupun platform digital yang banyak digunakan oleh generasi muda.
Dalam penyampaian materi, narasumber mengajak para siswa untuk menjadi pengguna media digital yang cerdas dengan membiasakan berpikir kritis, memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya, serta menghindari konten yang mengandung ujaran kebencian, intoleransi, maupun ajakan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum. Para peserta juga didorong untuk aktif dalam kegiatan positif di sekolah sebagai upaya memperkuat karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan.
"Pelajar memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa. Dengan memperkuat wawasan kebangsaan, menjunjung tinggi toleransi, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, kita dapat bersama-sama mencegah berkembangnya paham radikalisasi dan ekstremisme berbasis kekerasan di lingkungan pendidikan," ujar narasumber dalam kegiatan tersebut.
Pihak SMA Prestasi Samarinda menyambut baik pelaksanaan Soswasbang pada MPLS 2026 sebagai bagian dari pendidikan karakter. Menurut pihak sekolah, pembekalan sejak dini sangat penting agar peserta didik mampu menghadapi tantangan di era digital, menjaga etika dalam bermedia sosial, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, dan inklusif.
Melalui sinergi antara SMA Prestasi Samarinda dan Densus 88 AT Polri, kegiatan MPLS 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum membangun generasi muda yang berkarakter, cinta tanah air, menghargai perbedaan, serta memiliki daya tangkal terhadap pengaruh radikalisasi dan ekstremisme berbasis kekerasan.

Komentar
Posting Komentar