Cegah Ekstremisme dan Bullying Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai Bersama Densus 88 Edukasi Peserta MPLS SMP Negeri 7 Balikpapan

Cegah Ekstremisme dan Bullying Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai Bersama Densus 88 Edukasi Peserta MPLS SMP Negeri 7 Balikpapan

Balikpapan – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 di SMP Negeri 7 Balikpapan. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai bersama Densus 88 AT Polri memberikan edukasi kepada para peserta didik baru mengenai pencegahan ekstremisme berbasis ideologi kekerasan serta pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Kegiatan edukasi ini bertujuan membekali para siswa sejak awal memasuki jenjang pendidikan dengan pemahaman tentang pentingnya menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, serta menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan yang dapat merugikan orang lain. Melalui materi yang disampaikan secara interaktif, para peserta diajak memahami bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, berteman, dan mengembangkan potensi diri.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa penyebaran paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan dapat memanfaatkan berbagai media, termasuk media sosial, aplikasi percakapan, dan platform digital yang akrab dengan kehidupan remaja. Karena itu, para siswa diimbau untuk berpikir kritis, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta bijak dalam menggunakan teknologi digital.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai dampak negatif bullying terhadap korban maupun pelaku. Bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital (cyberbullying), dapat mengganggu proses belajar, menurunkan rasa percaya diri, dan merusak hubungan antarteman. Oleh sebab itu, siswa diajak membangun budaya saling menghormati, peduli terhadap sesama, dan berani melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan.

«"Pelajar memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa. Dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, menghargai perbedaan, serta menggunakan media sosial secara bijak, kita dapat bersama-sama mencegah berkembangnya paham yang mengarah pada kekerasan maupun perilaku bullying di lingkungan sekolah," ujar salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.»

Pihak SMP Negeri 7 Balikpapan menyambut baik kegiatan edukasi ini sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik baru. Melalui kolaborasi antara Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai, Densus 88 AT Polri, dan pihak sekolah, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi yang berkarakter, cinta tanah air, menghormati keberagaman, serta berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai, inklusif, dan bebas dari ekstremisme maupun bullying.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Densus 88 AT Polri Isi Materi Soswasbang pada MPLS 2026 di SMA Prestasi Samarinda

Sinergi SMP Negeri 1 Balikpapan dan Densus 88 AT Polri Bekali 400 Siswa dengan Literasi Digital