MPLS 2026 Jadi Momentum Edukasi Pencegahan Ekstremisme bagi 439 Pelajar SMK Negeri 4 Balikpapan
MPLS 2026 Jadi Momentum Edukasi Pencegahan Ekstremisme bagi 439 Pelajar SMK Negeri 4 Balikpapan
Balikpapan – Sebanyak 439 peserta didik baru SMK Negeri 4 Balikpapan mengikuti kegiatan edukasi pencegahan ekstremisme berbasis ideologi kekerasan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar yang berintegritas, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta memiliki semangat kebangsaan sejak dini.
Dalam sesi edukasi, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali ciri-ciri paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan yang dapat berkembang melalui berbagai media, seperti media sosial, aplikasi percakapan, hingga platform digital yang akrab dengan kehidupan remaja. Para pelajar juga diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi, berpikir kritis terhadap setiap informasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang mengandung ujaran kebencian, provokasi, maupun ajakan melakukan kekerasan.
Selain itu, peserta MPLS didorong untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, menghormati keberagaman, memperkuat rasa persaudaraan, serta aktif dalam kegiatan positif di lingkungan sekolah. Sikap saling menghargai dan kemampuan berdialog secara santun menjadi bekal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, damai, dan inklusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik baru SMK Negeri 4 Balikpapan mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. Dengan kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, lingkungan pendidikan diharapkan tetap menjadi tempat yang kondusif serta terbebas dari pengaruh paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan.
Komentar
Posting Komentar