Penyuluhan Tata Tertib Sekolah di SMK Negeri 9 Samarinda Bahas Pencegahan Radikalisasi Anak Bersama Densus 88 AT Polri
Samarinda – Dalam rangka memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum dalam melindungi peserta didik, SMK Negeri 9 Samarinda menggelar Penyuluhan Tata Tertib Sekolah yang menghadirkan Densus 88 AT Polri sebagai narasumber. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 ini mengangkat tema "Pencegahan Radikalisasi Anak" dan diikuti oleh para orang tua atau wali murid.
Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk pengaruh negatif yang dapat berkembang melalui lingkungan pergaulan maupun media digital.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten yang mengandung paham radikalisme maupun ekstremisme berbasis kekerasan. Oleh karena itu, orang tua diharapkan aktif mendampingi anak dalam menggunakan media sosial, membangun komunikasi yang terbuka, serta menanamkan sikap toleransi, saling menghormati, dan cinta tanah air sejak dini.
"Pencegahan radikalisasi anak tidak dapat dilakukan oleh sekolah atau aparat semata. Peran orang tua sangat penting sebagai pendidik pertama di lingkungan keluarga. Dengan komunikasi yang baik, pengawasan yang proporsional, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan, anak akan memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap berbagai pengaruh negatif," ujar narasumber dari Densus 88 AT Polri.
Pihak SMK Negeri 9 Samarinda menyampaikan bahwa keterlibatan orang tua dalam kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan para orang tua semakin memahami pentingnya pengawasan dan pendampingan terhadap aktivitas anak, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital. Sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, dan Densus 88 AT Polri menjadi langkah strategis dalam mencegah radikalisasi anak serta membangun generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, toleransi, dan persatuan bangsa.

Komentar
Posting Komentar