Pondok Pesantren Mus'ab bin Umair Hadirkan Densus 88 AT Polri sebagai Narasumber Wawasan Kebangsaan Bertema "Cinta Tanah Air dalam Bingkai Islam Rahmatan lil 'Alamin"
Kutai Timur – Pondok Pesantren Mus'ab bin Umair, Kabupaten Kutai Timur, menghadirkan Densus 88 AT Polri sebagai narasumber dalam kegiatan Wawasan Kebangsaan dengan mengusung tema "Cinta Tanah Air dalam Bingkai Islam Rahmatan lil 'Alamin". Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman para santri mengenai pentingnya mencintai tanah air, mengamalkan ajaran Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam, serta menjaga persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam penyampaian materi, narasumber menjelaskan bahwa nilai-nilai Islam mengajarkan sikap kasih sayang, toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai. Semangat tersebut selaras dengan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, sehingga para santri diharapkan mampu menjadi generasi yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu, para santri juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap kritis dalam menerima informasi, khususnya di era digital. Mereka diajak memanfaatkan media sosial secara bijak, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang dapat memecah persatuan.
"Mencintai tanah air tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sebaliknya, menjaga persatuan, menghormati sesama, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa merupakan bagian dari sikap yang mencerminkan nilai-nilai Islam Rahmatan lil 'Alamin. Santri diharapkan menjadi teladan dalam menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan, dan moderasi dalam kehidupan bermasyarakat,"
ujar narasumber dari Densus 88 AT Polri.
Pimpinan Pondok Pesantren Mus'ab bin Umair mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembekalan wawasan kebangsaan menjadi pelengkap pendidikan keagamaan yang diterima para santri, sehingga mereka tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang cinta tanah air, menghargai keberagaman, dan berperan aktif menjaga kerukunan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri Pondok Pesantren Mus'ab bin Umair mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, memiliki semangat kebangsaan yang kuat, serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan penuh toleransi.

Komentar
Posting Komentar