Kamis, 06 Agustus 2026

Kesbangpol Kota Balikpapan Gandeng Densus 88 AT Polri Bekali 39 Calon Paskibraka 2026 dengan Wawasan Kebangsaan


BALIKPAPAN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan berkolaborasi dengan Densus 88 AT Polri memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada 39 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Balikpapan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Kota Balikpapan Tahun 2026 untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme.

Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, di Ruang Bharata, Hotel Mega Lestari Balikpapan, serta dihadiri oleh Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Kesbangpol Kota Balikpapan, Mindayanti, S.STP., M.A.P.

Pembekalan Wawasan Kebangsaan menghadirkan narasumber dari Densus 88 AT Polri, AKP Andi Husin Susidi, yang menyampaikan materi kepada 39 pelajar SMA/SMK terpilih sebagai Calon Paskibraka Kota Balikpapan Tahun 2026.

Para peserta merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi yang akan menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Balikpapan.

Dalam paparannya, AKP Andi Husin Susidi menekankan pentingnya memperkuat Wawasan Kebangsaan, pengamalan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai tantangan kebangsaan di era digital, termasuk pentingnya memiliki kemampuan berpikir kritis, meningkatkan literasi digital, serta mewaspadai penyebaran paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan melalui media sosial dan platform digital.


Menurut penyelenggara, pembekalan ini bertujuan membentuk Calon Paskibraka yang tidak hanya unggul dalam disiplin, kepemimpinan, dan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat sebagai calon pemimpin masa depan.

Sebagai generasi penerus bangsa, para peserta diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat serta berperan aktif dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan menangkal berbagai pengaruh negatif yang berpotensi memecah belah bangsa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tantangan kebangsaan, peran generasi muda dalam menjaga persatuan, serta pentingnya membangun ketahanan diri terhadap pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Kesbangpol Kota Balikpapan, Mindayanti, S.STP., M.A.P., menyampaikan bahwa sinergi dengan Densus 88 AT Polri merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan kebangsaan yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, Kesbangpol Kota Balikpapan berharap seluruh Calon Paskibraka 2026 tidak hanya sukses menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga mampu menjadi duta persatuan yang menanamkan nilai nasionalisme, toleransi, dan cinta tanah air di tengah masyarakat.

Dengan pembekalan Wawasan Kebangsaan yang komprehensif, para Calon Paskibraka diharapkan menjadi generasi muda yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rabu, 05 Agustus 2026

Kolaborasi Mahasiswa KKN Universitas Mulia dan Densus 88 Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMK Mulawarman Balikpapan

Balikpapan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulia Balikpapan bersama Densus 88 Antiteror Polri menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bagi pelajar SMK Mulawarman Balikpapan sebagai upaya memperkuat karakter generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga persatuan bangsa di era digital.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMK Mulawarman Balikpapan ini menghadirkan Brigpol Alexander, S.H. sebagai narasumber. Sebanyak 30 pelajar mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Kesiswaan Ibu Maria, Guru Informatika Bapak Satria, Guru Perhotelan Ibu Nani, Ibu Putri dari Tata Usaha, serta 10 Mahasiswa KKN Universitas Mulia Balikpapan yang berkolaborasi dalam mendukung suksesnya pelaksanaan sosialisasi.

Dalam pemaparannya, Brigpol Alexander, S.H. menekankan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, pelajar perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta bijak menggunakan media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

Ia juga mengajak para siswa untuk terus memperkuat sikap toleransi, menghargai keberagaman, serta menjaga persatuan sebagai modal utama dalam membangun Indonesia yang aman dan damai.

"Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan karakter kebangsaan yang kuat. Generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kedamaian di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujar Brigpol Alexander.

Kolaborasi antara Densus 88 Antiteror Polri dan Mahasiswa KKN Universitas Mulia Balikpapan ini menjadi wujud sinergi antara aparat, perguruan tinggi, dan dunia pendidikan dalam memperkuat edukasi kebangsaan di kalangan pelajar. Selain memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai nasionalisme, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi digital sebagai langkah preventif terhadap penyebaran paham ekstremisme berbasis ideologi kekerasan yang memanfaatkan ruang digital untuk menyasar generasi muda.

Pihak SMK Mulawarman Balikpapan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Sekolah berharap edukasi semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga para pelajar memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, mampu menyaring informasi secara bijak, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, toleran, dan bebas dari pengaruh paham ekstremisme.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin erat antara institusi pendidikan, perguruan tinggi, dan aparat negara dalam mencetak generasi muda Indonesia yang berkarakter, cinta tanah air, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai persatuan dan kebangsaan.

Kesbangpol Kota Balikpapan Gandeng Densus 88 AT Polri Bekali 39 Calon Paskibraka 2026 dengan Wawasan Kebangsaan

BALIKPAPAN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan berkolaborasi dengan Densus 88 AT Polri memberikan pembekalan Wa...

Sosbang